“Semoga cepat padam.”
“Di Melati Indah Pramuka kah, mang?”
“Sementara siram banyu campur sabun bebasuh sampai pemadam sampai.”
“Kalau sudah hampir besar kayak gini baiknya gimana ya? Angkut barang yang bisa diangkut atau siram dengan air semampunya?”
Respons netizen menunjukkan betapa masyarakat masih belum sepenuhnya paham mengenai langkah darurat saat menghadapi kebakaran. Hal ini menjadi pengingat pentingnya edukasi publik terkait keselamatan kebakaran, termasuk pelatihan penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR), evakuasi mandiri, dan komunikasi darurat.
Waspada dan Siaga! Bahaya Kebakaran Mengintai Kapan Saja
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi terkait penyebab kebakaran maupun kerugian material yang ditimbulkan.
Masyarakat diimbau untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran di lingkungan sekitar, terutama saat menggunakan alat-alat listrik dan memasak. Pastikan rumah dan tempat usaha dilengkapi dengan sistem keselamatan kebakaran yang memadai.(Wartabanjar.com/info_kejadian_banjarmasin/berbagai sumber)
editor: nur muhammad







