WARTABANJAR.COM, MARTAPURA— Heboh acara perpisahan pelajar di tempat hiburan malam (THM) Hexagon Banjarmasin, seorang wali murid SMAN 1 Sungai Tabuk, Jahmuri, menyampaikan kekecewaannya.
Menurutnya, pelaksanaan acara perpisahan siswa digelar di sebuah tempat hiburan kurang tepat untuk kegiatan pelajar.
Jahmuri, yang sehari-hari bekerja sebagai petani dan juga menjalani pekerjaan sampingan sebagai sopir taksi majelis, mengaku tidak melarang anaknya mengikuti acara perpisahan, namun ia tidak setuju dengan lokasi yang dipilih panitia.
“Sebenarnya saya tidak melarang anak saya ikut perpisahan, tetapi jangan di tempat-tempat seperti tempat hiburan malam (THM) atau semacamnya,” ujarnya, Senin (12/5/2025).
Menurutnya, pelajar sebaiknya diperkenalkan dengan lingkungan yang positif dan mendidik, bukan tempat hiburan yang bisa membuka peluang pergaulan negatif.
“Kan bisa di tempat-tempat lain seperti di hotel atau semacamnya, asal jangan di tempat yang negatif. Bayangkan kalau anak-anak yang tadinya tidak tahu soal tempat seperti itu, malah jadi tahu karena acara sekolah,” lanjutnya, prihatin.
Jahmuri menuturkan bahwa pihak sekolah telah mulai merencanakan acara ini sejak November 2024.
BACA JUGA: Kasus Mama Khas Banjar, Menko UMKM Jadi Amicus Curiae, HIPMI Kalsel Suarakan Restorative Justice







