WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Persetruan antara musisi Ahmad Dhani dengan penyayi Raye Pono tampaknya akan terus berlanjut.
Rayen Pomo resmi melaporkan Ahmad Dhani ke polisi terkait dengan pernyataannya yang dianggap menghina nama keluarga Rayen.
Insiden bermula dari pernyataan Ahmad Dhani dalam sebuah wawancara yang viral di media sosial.
Dalam wawancara tersebut, Dhani menyebut nama Rayen Pono dengan pelesetan “Rayen Porno”. Pernyataan ini dianggap tidak pantas dan menyinggung nama baik Rayen serta marganya.
Merasa nama baiknya dicemarkan, Rayen Pono mengambil langkah hukum dengan melaporkan Ahmad Dhani ke pihak berwajib.
Ia menilai pelesetan tersebut tidak hanya menyerang dirinya secara pribadi, tetapi juga menghina marga Pono yang memiliki nilai dan kehormatan dalam budaya tertentu.
Laporan resmi telah diajukan ke kepolisian, dan saat ini pihak berwenang tengah memproses kasus tersebut sesuai dengan hukum yang berlaku. Belum ada pernyataan resmi dari Ahmad Dhani terkait laporan ini.
Kasus ini memicu berbagai reaksi di kalangan masyarakat dan netizen.
Sebagian mendukung langkah Rayen Pono untuk menuntut keadilan dan menjaga kehormatan nama keluarga.
Namun, ada juga yang menganggap pernyataan Dhani sebagai bentuk humor yang tidak perlu dibesar-besarkan.
Kasus ini menyoroti pentingnya menjaga etika dalam berbicara, terutama bagi figur publik yang memiliki pengaruh besar di masyarakat.
Menghormati nama dan identitas seseorang, termasuk marga, adalah bagian dari menjaga kerukunan dan saling menghargai dalam kehidupan bermasyarakat. (Berbagai sumber)

