Erick Thohir Segera Umumkan Dirtek Baru PSSI

“Oleh karenanya, setelah ada Jordi Cruyff sebagai penasehat teknis, kami segerakan kehadiran Dirtek untuk memformulasikan program pembinaan prestasi yang kontinyu. Cruyff sudah punya petanya setelah dia dikontrak dan bekerja. Dan hal itu siap dibahas lebih lanjut dengan Dirtek PSSI,” jelas Erick.

Dengan program berkelanjutan di bawah komando Dirtek, Etho meyakini terjadi harmonisasi dari Timnas U-17 hingga tim senior

“Kita lihat di Piala Asia U-17, bagaimana Uzbekistan, sudah menyamai Jepang dan Korsel yang punya sistem permainan dan pembinaan, sehingga kualitas timnya merata dari yunior hingga senior. Kita ingin mengejar mereka,” tegas Etho.

Sampai saat ini PSSI memang belum berhasil mencari sosok yang tepat untuk mengisi posisi Dirtek.

Posisi tersebut masih lowong sejak ditinggal Indra Sjafri yang ditugaskan menjadi Pelatih Timnas Indonesia U-20 pada awal 2024 lalu.

Adapun khusus Timnas Indonesia U-17, PSSI kata Etho sudah punya program setidaknya dalam tiga tahun ke depan.

Rencananya, skuad Garuda Muda akan dibentuk menjadi satu tim yang nantinya akan ikut dalam kompetisi Elite Pro Academy (EPA) untuk U-18 dan U-20.

“Oleh karena itu, terhadap mereka (Timnas U-17) PSSI punya program tiga tahun untuk gabungkan mereka bertanding dengan kakak-kakaknya di U18 dan U20 di Elite Pro Academy agar matang, sekaligus persiapan ke turnamen Asia lainnya,” ujar Etho. (Erna Djedi/Berbagai sumber)