Halalbihalal DWP HST, Ni'matul Ingatkan Pentingnya Peran Istri bagi Keberhasilan Suami sebagai Abdi Negara
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, BARABAI - Istri berperan penting bagi kinerja suami sebagai abdi negara di pemerintahan.
Kehadiran dan dukungan istri menjadi tolak ukur keberhasilan suami dalam mengabdi kepada negara.
Hal itu disampaikan Ni’matul Izzati, Wakil Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Hulu Sungai Tengah, saat menghadiri pertemuan rutin bulanan sekaligus Halal Bihalal Dharma Wanita Persatuan (DWP)Rabu, 16/4/2025, di Gedung TP PKK HST.
Ni’matul Izzati menyampaikan bahwa Dharma Wanita Persatuan merupakan organisasi yang beranggotakan istri PNS dengan tujuan utama meningkatkan kualitas sumber daya keluarga untuk mencapai kesejahteraan nasional.
Baca juga:KPU Solo Klaim Pegang Dokumen Asli Ijazah Jokowi, Siap Serahkan ke Pengadilan
“Dharma Wanita memiliki tugas pokok untuk membina anggota, memperkuat rasa persatuan dan kesatuan, meningkatkan kemampuan dan pengetahuan, menjalin kerja sama dengan berbagai pihak, serta meningkatkan kepedulian sosial dan pembinaan spiritual,” ujarnya.
Ia menegaskan peran penting DWP dalam mendukung kesuksesan suami yang berprofesi sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).
“Kehadiran dan dukungan istri menjadi tolak ukur keberhasilan suami dalam mengabdi kepada negara. Di balik kesuksesan seorang pria, terdapat wanita yang hebat,” katanya, menekankan pentingnya peran istri dalam menunjang karier suami.
Pertemuan ini juga menjadi kesempatan bagi anggota DWP untuk berbagi pengalaman, pengetahuan, dan inspirasi dalam mendukung peran perempuan di masyarakat.
Baca juga:Pemko Banjarmasin Bentuk Tim Khusus Tangani Masalah Sampah di TPA Basirih
“Saya berharap acara ini dapat mempererat silaturahmi dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya peran perempuan dalam keluarga dan masyarakat secara keseluruhan,” tambah Ni’matul Izzati.
Ia juga mengajak anggota DWP Kabupaten Hulu Sungai Tengah untuk lebih maju dan aktif dalam berbagai kegiatan.
“Mari kita jaga silaturahmi dengan baik, baik sesama pengurus maupun anggota, serta saling menjaga kekompakan dan kebersamaan. Dengan keaktifan dan kekompakan, tujuan organisasi dapat tercapai,” tuturnya. (Erna Djedi/mc)