WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN – Ketua Bank Sampah Indonesia, Wilda Yanti, yang dikenal luas dengan julukan “Ratu Sampah”, kembali menyambangi sejumlah Tempat Penampungan Sementara (TPS) di Kota Banjarmasin pada Sabtu (5/4/2025).
Kunjungan ini merupakan kali kedua Wilda datang ke kota seribu sungai tersebut dalam rangka mendampingi serta memberikan pelatihan kepada para petugas pengelola sampah.
Wilda meninjau beberapa TPS yang menjadi fokus pembentukan TPS 3R (Reduce, Reuse, Recycle), yaitu TPS Sungai Lulut, tempat pemilahan sampah di Banua Anyar, TPS Cemara, dan TPS HKSN.
Baca Juga
Bhayangkari Kalsel Bagikan 20.000 Nasi Bungkus untuk Jemaah Haul ke 219 Datu Kelampayan
“Agenda hari ini adalah menyiapkan pembentukan TPS 3R. Kami turun langsung ke beberapa titik untuk melihat kondisi lapangan dan melatih petugas pemilah agar kinerjanya semakin optimal,” ujar Wilda.
Ia mengungkapkan bahwa di beberapa lokasi, proses pemilahan menunjukkan perkembangan positif.
“Di kelurahan ini, ini sudah kunjungan saya yang kedua. Saya lihat pemilahannya sudah cukup bagus dan lebih optimal dibanding sebelumnya,” jelasnya.
Meski demikian, Wilda menyoroti bahwa residu sampah-sampah yang tidak dapat diolah kembali masih berada di angka 40 persen.
“Target kami ke depan adalah menekan angka residu ini hingga 10 persen. Itu butuh kolaborasi dan pelatihan yang konsisten,” tegasnya.
Kunjungan ini menjadi bagian dari komitmen Bank Sampah Indonesia untuk mempercepat transformasi pengelolaan sampah yang lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan di tingkat lokal. (Ramadan)