“Kami menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga korban. TNI AL memohon maaf atas kejadian ini dan memastikan bahwa pelaku akan dijatuhi hukuman seberat-beratnya,” ungkap pernyataan resmi dari pihak TNI AL.
Kasus ini menjadi sorotan publik karena melibatkan aparat militer dan korban dari kalangan jurnalis. Proses hukum yang transparan dan akuntabel menjadi harapan banyak pihak demi menjunjung tinggi keadilan serta memberikan kepastian hukum bagi keluarga korban.(Wartabanjar.com/Ikhsan)
editor: nur muhammad