“Kami siap memperbaiki, tetapi masyarakat juga harus ikut serta. Masukan dari pengunjung sangat kami harapkan. Pengunjung adalah raja, jadi kami ingin memberikan yang terbaik,” tegasnya.
Sementara itu, salah satu pengunjung, Siti Ramlah dari Balangan, mengatakan bahwa Pantai Batakan memang ramai dikunjungi terutama saat libur Lebaran. Namun, ia menyayangkan kondisi kebersihan pantai yang kurang terjaga.
“Wisata ini ramai apalagi pas habis Lebaran atau kalau ada libur panjang. Selain itu, tiketnya juga murah. Tapi di sini banyak sampah, kurang bersih,” ujar Siti Ramlah.
Ia pun mengimbau kepada wisatawan lainnya untuk membuang sampah pada tempatnya demi menjaga ekosistem pantai.
Pengunjung lain, Miftahul Janah dari Balangan, menambahkan bahwa meski Pantai Batakan menjadi pilihan berlibur, pengunjung tetap harus waspada terhadap potensi bahaya.
“Pantai ini cukup ramai, tapi harus hati-hati karena ada buayanya,” katanya.
Diperkirakan jumlah pengunjung pada Rabu ini mencapai 10 ribu orang, dan akan terus meningkat hingga akhir pekan.
Puncak kunjungan diprediksi terjadi pada Minggu mendatang. Pihak pengelola dan pemerintah desa terus berupaya menjaga kenyamanan wisatawan agar Pantai Batakan tetap menjadi destinasi wisata yang aman dan nyaman.(Gazali)
Editor Restu







