“Dimana mereka akan menerima honor yang setara dengan yang diberikan pada Pilkada sebelumnya, dengan kisaran sebesar Rp 2 juta untuk PPK, Rp 1,9 juta untuk PPS, Rp 950 ribu untuk Ketua KPPS, Rp 850 ribu untuk Anggota KPPS dan Rp 650 ribu untuk linmas,” jelasnya.
Selain itu, untuk menjamin kesehatan dan keselamatan petugas Adhoc selama menjalankan tugas, KPU Kalsel telah bekerja sama dengan BPJS Kesehatan dan juga BPJS Ketenagakerjaan.
“Kami akan membayar premi BPJS Kesehatan untuk seluruh petugas Adhoc yang bekerja selama satu bulan, serta memberikan perlindungan dari BPJS Ketenagakerjaan jika mereka mengalami sakit atau kecelakaan kerja,” beber Andi Tenri.
Saat ditanya mengenai persiapan PSU, Andi Tenri memastikan bahwa tahapan logistik sudah tiba di gudang KPU Banjarbaru. Sementara itu, untuk surat suara cadangan akan disimpan di KPU Provinsi.
“Insya Allah dalam satu dua hari ini sekretariat akan mulai melakukan sortir dan pelipatan surat suara yang melibatkan warga setempat, dan diperkirakan proses ini akan selesai dalam satu hari,” pungkasnya. (IKhsan)
Editor Restu







