Berdasarkan data perjalanan kapal PELNI pada 16 hingga 30 Maret 2025, terdapat lima rute terpadat yang dilayani, yakni Batam – Medan (20.468), Medan – Batam (15.024), Balikpapan – Surabaya (13.697), Kumai – Semarang (11.913), serta Makassar – Surabaya (9.338).
Selain itu, lima pelabuhan keberangkatan terpadat dalam periode ini meliputi Makassar (35.028), Balikpapan (31.781), Batam (27.370), Ambon (23.036), dan Kumai (19.546).
Sedangkan lima pelabuhan tujuan dengan jumlah penumpang terbanyak adalah Surabaya (51.859), Makassar (35.011), Bau-Bau (27.387), Belawan (23.195), dan Ambon (20.093).
Untuk mewujudkan pengalaman mudik yang tenang dan menyenangkan sebagaimana diharapkan oleh Pemerintah dan Kementerian BUMN, PELNI telah menyediakan berbagai layanan digital bagi pelanggan.
Selain itu, tiket juga tersedia di berbagai aplikasi perbankan seperti Lifestyle BCA Mobile, Sukha Livin Mandiri, BNI agen46, dan BRImo, serta melalui jaringan Indomaret, OMI mitra Indomaret, Alfamart, Alfamidi, ATA Tour, Fastpay, easybook.com, via.com, MMBC, Darmawisata Indonesia, Versa, dan Topindo.
Dalam hal pembayaran, PELNI telah bekerja sama dengan berbagai lembaga keuangan seperti Bank BTN, BRIVA, BNI Virtual Account, Permata Bank, Mandiri Virtual Account, serta melalui jaringan ritel seperti Indomaret, OMI mitra Indomaret, Alfamart, Alfamidi, iSaku, Finpay, dan Fastpay.
Sebagai perusahaan pelayaran milik negara, PELNI saat ini mengoperasikan 25 kapal penumpang yang melayani 511 ruas dengan 1.359 rute dan menyinggahi 74 pelabuhan.