Pedagang Pasar Sudimampir-Ujung Murung Keluhkan Sepinya Pembeli Jelang Idulfitri

Baca juga:Gara-gara Ajakan Jalan, Pemuda di Tabalong Bonyok Dipukuli Kekasih sang Mantan

“Yang paling banyak dicari tetap eceran, terutama di Pasar Sudimampir. Pembeli biasanya berasal dari sekitar kawasan pasar, jadi lebih mudah dijangkau,” jelasnya.

Sementara itu, seorang pedagang baju kokoh di Pasar Sudimampir, Murjani, mengungkapkan bahwa kondisi pasar semakin sulit sejak pandemi.

“Penurunan jumlah pelanggan sudah drastis, sekitar 94 persen. Mulai terasa sejak pandemi COVID-19 tahun 2019, sampai sekarang belum pulih,” katanya dengan nada kecewa.

Ia bahkan menyebut bahwa banyak toko di sekitarnya telah tutup karena sepi pembeli.

“Di depan toko saya, ada beberapa toko yang sudah tutup, bahkan ada yang sudah dua tahun lamanya tidak beroperasi,” ungkapnya.

Murjani dan para pedagang lainnya berharap suasana pasar kembali seperti dahulu, di mana pembeli ramai berbelanja menjelang Lebaran.

“Kami berharap Idulfitri kali ini bisa membawa keberkahan, semoga pasar kembali ramai seperti dulu,” tutupnya. (Ramadan)

Editor: Erna Djedi