“Beruntung saat kejadian, ada beberapa rekan sesama nelayan yang melihat dan langsung bergegas menolong,” ujar Susiawan, Minggu (23/3/2025).
Saat proses penyelamatan, Wara sempat ingin kembali ke perahunya untuk mengambil mesin. Namun, karena kondisi gelombang masih besar, rekan-rekannya melarang dan memprioritaskan penyelamatannya ke tepi pantai terlebih dahulu.
Nelayan Diminta Waspada
Setelah beberapa jam bertahan di laut, akhirnya Wara berhasil dievakuasi dengan selamat meskipun dalam kondisi lemas. BMKG kembali mengimbau seluruh nelayan agar lebih berhati-hati dalam melaut, terutama saat peringatan gelombang tinggi dikeluarkan. Keselamatan menjadi prioritas utama untuk menghindari insiden serupa di kemudian hari.(Wartabanjar.com/@unikinfold)
editor: nur muhammad







