Diserahkan ke Negara Bagian, Donald Trump Bubarkan Kementerian Pendidikan

    Asesmen Nasional Kemajuan Pendidikan tahun ini menunjukkan bahwa 70 persen siswa kelas 8 tidak mencapai tingkat kemahiran dalam membaca, dan 72 persen tidak mencapai tingkat kemahiran dalam matematika.

    Birokrasi pendidikan Federal tidak berfungsi. Penutupan Departemen Pendidikan akan secara drastis meningkatkan implementasi program di pendidikan tinggi.

    “Pada akhirnya, fungsi utama Departemen Pendidikan dapat, dan harus, dikembalikan kepada negara bagian,” pungkasnya.

    AP News melaporkan bahwa Trump menyalahkan departemen tersebut atas lambatnya prestasi akademik Amerika dan mengatakan bahwa negara bagian akan melakukan pekerjaan yang lebih baik.

    “Itu tidak memberikan manfaat apa pun bagi kita,” katanya dikutip dari AP News.

    Pro Kontra Sementara itu, Menteri Pendidikan Linda McMahon menyebut bakal memangkas birokasi dan memberdayakan negara bagian dalam memutuskan kebijakan yang terbaik bagi sekolah.
    Meskipun demikian, ia mengaku akan tetap memberikan layanan penting dan kerja sama dengan negara bagian dalam upaya memastikan transisi yang sah dan teratur.

    Kebijakan tersebut menuai pro dan kontra di dalam negeri. Kelompok yang mendukung kebijakan penghapusan Departemen Pendidikan tentu menyambut baik kebijakan yang baru saja ditandatangani Trump itu.

    Presiden Heritage Foundation Kevin Roberts, misalnya, menyebut miliaran dolar mengalir tetapi prestasi siswa jalan di tempat.
    “Selama beberapa dekade, departemen ini telah mengalirkan miliaran dolar uang pembayar pajak ke dalam sistem yang gagal — sistem yang mengutamakan indoktrinasi kiri daripada keunggulan akademik, sementara prestasi siswa stagnan dan Amerika semakin tertinggal,” katanya . (Berbagai sumber)

    Baca Juga :   GEGER! Dugaan Perselingkuhan Suami Anggota DPRD Gumas Terbongkar, Barang Berharga Jadi Bukti

    Baca Lebih Lengkapnya Instal dari Playstore WartaBanjar.com

    BERITA LAINNYA

    TERBARU HARI INI