27 Remaja Terlibat Tawuran di 2 Desa di Batola Diamankan Polisi

Polsek Alalak telah mengambil langkah-langkah mengatasi kejadian tersebut dengan melakukan koordinasi dengan aparat Desa setempat dimana para remaja tersebut tinggal, yaitu Desa Pulau Sugara, Desa Berangas Timur, Desa Semangat Dalam dan Desa Semangat Bakti, agar dapat berhadir dan membawa orang tua/wali para remaja itu ke Mako Polsek Alalak.

“Kami juga telah melakukan mediasi atau penyelesaian secara kekeluargaan,” ujarnya.

Para remaja yang berseteru ini, saat mediasi, didampingi oleh orangtua atau wali dan tokoh masyarakat seperti kepala desa.

BACA JUGA: Viral! Diduga Gengster Serang Warga di Kelayan, Korban Alami Luka Robek di Pinggang

Hasilnya, diperoleh kesepakatan semua pihak untuk membuat surat pernyataan penyelesaian secara kekeluargaan dan berjanji tidak lagi mengulangi perbuatan mereka.

“Semua remaja yang diamankan selanjutnya diserahkan, dikembalikan kepada orang tua dan wali masing-masing untuk dibina dan diawasi,” terang Abd Rachman.

Pihaknya bersyukur, karena respon cepat dari warga yang melapor, sehingga tawuran bisa segera dihentikan dan tidak ada korban jiwa maupun luka-luka.

Kedua tawuran ini, imbuhnya, tidak saling berkaitan atau berbeda kasusnya.

“Keduanya tidak ada saling keterkaitan,” tegasnya.

Dengan terjadi peristiwa tersebut, Polres Batola terus berkomitmen menjaga Kamtibmas terlebih lagi selama dalam bulan Suci Ramadhan 1446 H ini, dengan meningkatkan kegiatan Patroli agar keamanan di bulan puasa tetap kondusif.

Dengan demikian, diharapkan umat Islam yang berpuasa bisa dengan khusuk dan nyaman beribadah. (berbagai sumber)

Editor: Yayu