WARTABANJAR.COM – Di bulan Ramadhan, umat Islam menjalankan ibadah puasa dengan penuh keikhlasan dan pengorbanan. Namun, tak jarang aktivitas mendengarkan musik menjadi pilihan untuk mengusir kebosanan dan mengalihkan perhatian dari rasa haus serta lapar. Meski demikian, sejumlah ulama mengingatkan bahwa mendengarkan musik saat berpuasa menyimpan dosa dan dapat mengurangi kekhusyukan ibadah.
Musik Saat Puasa: Antara Dosa dan Ibadah
Dalam sebuah video di YouTube Tarbiyah Sunnah Channel (4 Maret 2022), seorang penanya mengungkapkan,
Apakah mendengarkan musik membatalkan puasa?
Menurut Ustadz Abu Haidar As-Sundawy, tindakan tersebut memang termasuk dosa karena mengganggu kekhusyukan sholat atau ibadah lainnya, namun tidak membatalkan puasa.
“Dosa yang Anda lakukan ketika sholat atau berpuasa, seperti tidak khusyuk dalam sholat, adalah perbuatan dosa. Tetapi sholat itu sendiri tidak batal,” ujarnya.
Kerugian Besar Akibat Mendengarkan Musik
Ustadz Dzulqarnain Muhammad Sunusi menegaskan bahwa meskipun puasa tidak batal, mendengarkan musik merupakan perbuatan yang merugikan.
“Mendengar musik adalah tindakan dosa dan maksiat yang sangat merugikan. Di bulan Ramadhan, seharusnya hati kita dimakmurkan dengan Al-Qur’an, bukan malah tergoda oleh musik,” ujar beliau dalam video di YouTube DzulqarnainMS (4 Maret 2022).
Ia menambahkan bahwa meskipun ada yang menyebutnya musik religi, pada hakikatnya itu hanyalah “seruling-seruling setan” yang melalaikan dari ajaran Al-Qur’an.
Pahala Puasa Berkurang Karena Musik
Menurut As-Syaikh Shalih bin Fauzan Al-Fauzan, mendengarkan musik saat berpuasa dapat mengurangi pahala ibadah.
