Mereka menuntut PT KAI untuk segera membangun palang pintu perlintasan, mengingat jalur tersebut merupakan jalan penghubung antar Kabupaten Batubara dan Serdang Bedagai serta memiliki lalu lintas yang cukup padat.
Perlintasan Tanpa Palang Pintu Ancam Keselamatan WargaWarga juga mengungkapkan bahwa jalur kereta api di sekitar lokasi sangat dekat dengan pemukiman. Banyak warga yang harus melintasi rel untuk menuju rumah mereka, sementara tidak semua perlintasan dilengkapi dengan palang pintu.
Aksi ini menjadi pengingat serius akan pentingnya fasilitas keselamatan di perlintasan kereta api. Warga berharap pemerintah dan PT KAI segera mengambil langkah konkret sebelum insiden serupa kembali terjadi.(Wartabanjar.com/berbagai sumber)
editor: nur muhammad







