WARTABANJAR.COM – Sebuah video viral di Instagram menampilkan kemarahan anggota Komisi III DPRD Samarinda, Abdul Rohim, saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Dinas PUPR yang digelar diruang rapat kantor DPRD Samarinda pada kamis 27 februari 2025.
Bukan tanpa alasan, Ia melemparkan kotak makanan ke arah pejabat PUPR karena kekesalan mendalam atas belum dibayarkannya gaji pekerja Proyek Teras Samarinda sebesar Rp 36,9 miliar.
Menurut perwakilan pekerja, Sudirman, situasi semakin memanas karena Dinas PUPR enggan menghadirkan perwakilan perusahaan dalam rapat dan mengaku sudah berkomunikasi langsung dengan pelaksana proyek tanpa melibatkan perwakilan pekerja.
Kasus ini telah dibawa ke Kejaksaan Negeri Samarinda untuk ditindaklanjuti karena Dinas PUPR dianggap kurang profesional karena mengakibatkan menunggaknya pembayaran kenaikan upah pekerja.(berbagai sumber)

