Pada kesempatan yang sama, Asisten Tenaga Ahli PT. Inixindo Widya Iswara Nusantara, Miftakhia Firdaus, memaparkan maksud dan tujuan Arsitektur dan Peta Rencana SPBE ini sebetulnya adalah baru disebut proses, dimana nanti Kabupaten Barito Kuala mempunyai target atau tujuan selama 5 tahun ke depan.
“Dalam 5 tahun ke depan Kabupaten Barito Kuala akan membuat program-program atau rencana apa saja yang ada di dalamnya. Itu yang akan nanti ada di dalam Arsitektur dan Peta Rencana SPBE Kabupaten Barito Kuala tersebut. Jadi, nanti harapannya selama 5 tahun ke depan bapak dan ibu sudah mempunyai arah dan tujuan tentunya hasil ataupun outcome yang diharapkan adalah berimbas atau berimbas kepada masyarakat dan rekan-rekan dari pemerintah daerah,” paparnya.
Selanjutnya ada sesi penyampaian materi oleh Umar Affandi selaku Instruktur dan Manajer Edukasi PT. Inixindo Widya Iswara Nusantara serta penyerahan dokumen Peta Rencana SPBE Kabupaten Barito Kuala.
Turut hadir pada kegiatan ini para pimpinan atau perwakilan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), Kepala Badan lingkup Pemerintah Kabupaten Barito Kuala, Tim IT PT. Inixindo Widya Iswara Nusantara Jogjakarta sebagai konsultan yang turut berperan dalam penyusunan Arsitektur SPBE dan Peta Rencana SPBE Kabupaten Barito Kuala.
Di acara ini, Tim tersebut turut menjadi narasumber, memberikan wawasan teknis terkait penerapan arsitektur SPBE yang sesuai dengan regulasi nasional.
Manfaat SPBE
Arsitektur SPBE memberikan manfaat besar bagi pemerintah daerah, di antaranya:
- Optimalisasi penggunaan teknologi
- Kemudahan pengelolaan data
- Integrasi layanan yang lebih baik
(Rnld)