“Yang bersangkutan diduga depresi, dan saat ini telah kami serahkan kepada keluarganya,” ujarnya.
Orang tua H juga telah mengunjungi anaknya di rumah sakit. Kejadian ini menjadi perhatian publik, mengingat aksi berbahaya tersebut berujung pada kerusakan fisik dan tindakan kekerasan oleh massa.(Wartabanjar.com/berbagai sumber)
editor: nur muhammad






