“Melalui Rakor ini, kami berharap adanya koordinasi yang lebih baik antara Dinsos Provinsi dan Dinsos Kabupaten/Kota dalam mendukung program PKH agar semakin tepat sasaran dan efektif dalam membantu masyarakat,” kata Rifai, Banjarmasin, Selasa (18/2/2025).
Keberadaan pendamping sosial PKH, jelasnya merupakan bukti nyata dari rasa tanggung jawab sosial masyarakat yang sangat besar untuk melakukan pelayanan sosial dalam mendampingi ΚΡΜ-ΡΚΗ menuju masyarakat yang maju, mandiri dan sejahtera.
Dalam pertemuan ini, para peserta membahas berbagai tantangan yang dihadapi dalam implementasi PKH, termasuk peningkatan kualitas data penerima manfaat, efektivitas pendampingan, serta strategi pemberdayaan keluarga penerima manfaat agar lebih mandiri secara ekonomi.
“Rakor PKH ini merupakan salah satu wujud nyata dari komitmen Pemprov Kalsel dalam rangka menambah wawasan dan tukar menukar informasi serta meningkatkan kualitas pendamping yang mampu melakukan pendampingan secara profesional dan akuntabel serta terciptanya jaringan kerjasama dan kemitraan antara pemerintah, masyarakat/stakeholder dengan pendamping dan atau sesama pendamping,” tambah Rifai.
Dirinya menegaskan komitmen pemerintah untuk terus meningkatkan kualitas pelaksanaan PKH agar semakin berdampak positif bagi masyarakat yang membutuhkan. Dengan kerja sama yang solid antara semua pihak, diharapkan program ini dapat berjalan lebih optimal dan berkelanjutan. (MC Kalsel)
Editor Restu







