Menbud Fadli Zon Kunjungi Museum Kayuh Baimbai

Peninggalan budaya material seperti senjata-senjata tradisional juga menurutnya menambah nilai informatif bahwasannya sejarah perlawanan terhadap bangsa penjajah dan kolonial itu benar adanya.

Fadli Zon mengharapkan keberadaan museum ini harus tetap hidup untuk menjadi jembatan bagi generasi sekarang untuk mengenal sejarah dan kebudayaan asli lokal.

“Jadi tanpa adanya museum mungkin kita
kesulitan untuk menjembatani masa lalu dengan masa kini, tapi kita berharap juga ini menjadi museum yang hidup, banyak aktivitas terutama untuk literasi edukasi tentang kota, tentang sejarahnya, budayanya, peradabannya,” harapnya.

Hal senada juga diharapkan Wali Kota Banjarmasin, H lbnu Sina, bahwa eksistensi
Museum Kayuh Baimbai ini penting bagi masyarakat untuk mengenal sejarah tentang peradaban Kota Banjarmasin.

Ia mengajak seluruh lapisan masyarakat agar dapat mengembangkan museum tentang Kota Banjarmasin tersebut.(atoe/humas)

Editor Restu