Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Tanbu, H Sulhadi, menekankan pentingnya memiliki tenaga relawan yang tangguh dan terlatih dalam menghadapi berbagai potensi bencana.
“Untuk upaya peningkatan kesiapsiagaan penanggulangan bencana yang ada di Bumi Bersujud, serta menjadikan relawan sebagai ujung tombak informasi kebencanaan yang ada di wilayahnya,” ujar Kalaksa Sulhadi.
Relawan yang direkrut merupakan usulan dari kecamatan, terutama desa atau kelurahan yang masuk dalam kategori tingkat risiko bencana tinggi. Diharapkan dengan terbentuknya relawan bencana, BPBD dapat lebih efektif dalam menyelenggarakan penanggulangan kebencanaan, baik pada fase prabencana, tanggap darurat, maupun pascabencana. (ddi)
Editor: Erna Djedi







