“Sertifikasi berjalan lancar tanpa kendala besar, dan ini sejalan dengan arahan dari pemerintah pusat untuk meningkatkan jumlah tenaga ahli di bidang konstruksi,” ujarnya.
Meskipun target nasional masih belum sepenuhnya terpenuhi, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan berkomitmen untuk membantu mencapai target tersebut.
“Apalagi rencana strategis (Renstra) 2026 pencapaian sertifikasi tenaga konstruksi untuk Kalimantan Selatan sudah terpenuhi,” tuturnya.
Ia berharap dengan terpenuhi sertifikasi tenaga konstruksi di Kalimantan Selatan dapat memacu peningkatan kualitas pembangunan infrastruktur di banua dan SDM kita mampu bersaing dengan daerah lain dalam pembangunan.
“Sertifikasi tenaga konstruksi ini penting bagi kemajuan dan peningkatan kompetensi SDM konstruksi sehingga dapat menghasilkan pembangunan infrastruktur yang berkualitas. (MC Kalsel)
Editor Restu







