WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN – Maraknya kasus penipuan yang menyasar penyedia jasa katering dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) mendapat perhatian serius dari Komandan Kodim (Dandim) 1007 Banjarmasin, Kolonel Inf Sigit Purwoko. Kolonel Sigit mengimbau para penyedia jasa untuk lebih berhati-hati dalam menjalankan perannya di program ini. BACA JUGA:VIDEO Megawati Kritik Anggaran MBG Rp 10 Ribu, “Hey Mas Bowo Kalo Dengar Ini Suruh Dihitung Lagi!” Penipuan Berkedok Program MBG Kolonel Sigit menjelaskan, pihaknya telah menemukan indikasi penipuan terkait perekrutan karyawan dan penunjukan katering untuk program MBG. “Pihak katering harus memastikan keabsahan setiap permintaan yang diterima, terutama yang berkaitan dengan program Makan Bergizi Gratis,” tegasnya pada Selasa (7/1/2025). Ia meminta masyarakat dan penyedia jasa untuk tidak mudah percaya dengan pihak-pihak yang mengaku terkait program MBG tanpa konfirmasi resmi. Pentingnya Konfirmasi dan Koordinasi Dandim mengingatkan agar setiap penyedia katering melakukan verifikasi terhadap permintaan yang diterima. “Jika ada yang mencurigakan, segera konfirmasi ke instansi terkait. Jangan ragu untuk melaporkan jika ditemukan pihak-pihak yang memanfaatkan situasi,” ujarnya. Kolonel Sigit juga meminta penyedia jasa selalu berkoordinasi dengan Kodim atau instansi pelaksana lainnya sebelum menyepakati pesanan atau kontrak kerja. Pengawasan Ketat dari Hulu ke Hilir Selain imbauan kewaspadaan terhadap penipuan, Dandim menekankan pentingnya pengawasan dalam setiap tahap program, mulai dari persiapan hingga pendistribusian makanan. “Standar kebersihan dan kualitas makanan harus diutamakan. Tidak boleh ada makanan basi atau buah busuk yang sampai ke siswa,” jelas Kolonel Sigit. Pengawasan dilakukan secara ketat, termasuk di dapur masak, dengan melibatkan anggota Kodim dan Komando Cadangan (Komcad) binaan Kodim. BACA JUGA:Kemenag Terbitkan Edaran Panduan Makan Bergizi Gratis untuk Pesantren Harapan Optimalisasi Program MBG Program Makan Bergizi Gratis, inisiatif Presiden Prabowo Subianto, bertujuan meningkatkan gizi masyarakat, khususnya siswa sekolah. Dengan pengawasan dan koordinasi yang baik, Dandim berharap program ini berjalan lancar tanpa kendala berarti. “Harapannya, dari proses hulu ke hilir, semuanya dapat terawasi dengan baik sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” tutup Kolonel Sigit. Masyarakat juga diimbau tetap waspada terhadap upaya penipuan dan melapor jika menemukan indikasi aktivitas mencurigakan.(Wartabanjar.com/Thania Ang) editor: nur muhammad