Rupiah Anjlok, Tembus Rp 16.312 per Dolar Amerika

Gubernur BI, Perry Warjiyo dalam konferensi pers menjelaskan secara lengkap soal rincian kronologi penggeledahan dan pengelolaan dana CSR PSBI.

Menurutnya bahwa peristiwa tersebut turut mempengaruhi sentimen pelaku pasar keuangan.

“Segala berita itu berpengaruh ke kondisi pasar termasuk nilai tukar rupiah, tentu saja demikian,” kata Perry di kantor pusat BI, Jakarta, Rabu (18/12/2024).

Kkondisi itu, jelasnya pihak BI akan terus merespons sentimen negatif itu dengan melakukan berbagai langkah stabilisasi rupiah.

Termasuk langkah-langkah intervensi melalui operasi moneter denga pembelian SBN di pasar sekunder hingga melalui instrumen Sekuritas Rupiah Bank Indonesia atau SRBI.

“Tentu saja BI dengan berbagai berita-berita yang berpengaruh ke pasar termasuk nilai tukar rupiah, BI terus komitmen jaga stabilitas nilai tukar rupiah,” tegasnya.(berbagai sumber)

Editor Restu