WARTABANJAR.COM, SAMARINDA - Kanit Reskrim Polsek Batu Sopang, Kabupaten Paser, Kaltim, Aipda Kiswanto meninggal seusai berduel dengan salah seorang warga saat tengah melakukan upaya penangkapan aksi penyelundupan BBM ilegal jenis Pertalite di Desa Batu Butok, Kecamatan Batu Sopang, Kabupaten Paser pada Selasa (17/12) pagi pukul 10.30 Wita. Untuk menghormati jasanya, ia diusulkan untuk mendapatkan penghargaan berupa kenaikan pangkat luar biasa. Baca juga:Minta Uang BBM dan Makan ke Warga Pelaihari, Sekelompok Anak Motor Jalanan Diamankan Satpol PP Tala Usulan ini disampaikan oleh Kapolres Paser AKBP Novy Adi Wibowo. Pemberian kenaikan pangkat itu guna menghormati jasa dan pengabdian Aipda Kiswanto, yang dinilai telah gigih dalam upaya menegakkan hukum di wilayah Polsek Batu Sopang. Kapolres Paser AKBP Novy Adi Wibowo mengatakan, Kanit Reskrim Polsek Batu Sopang, Aipda Kiswanto dinilai telah bertugas sesuai prosedur hukum yang berlaku, dalam upaya penegakkan hukum pemberantasan BBM ilegal di wilayahnya. Oleh sebab itu, pihaknya pun mengusulkan agar almarhum Aipda Kiswanto yang tewas di Paser, mendapatkan penghargaan berupa kenaikan pangkat luar biasa atau anumerta. “Iya, benar, sudah kita usulkan” ujar Novy saat dikonfirmasi Beritasatu.com melalui pesan singkat, Rabu (18/12/2024). Sementara itu, update terbaru, berdasarkan hasil pemeriksaan dan tes urine yang telah dilakukan terhadap kedua pelaku,yakni IN dan SA, ternyata pelaku pemukulan yakni IN sedang berada dalam pengaruh obat-obatanya. Pasalnya, sebelum melakukan pemukulan, pelaku IN ternyata sempat menenggak sedikitnya 10 pil Dextro. Diberitakan, Kanit Reskrim Polsek Batu Sopang, Kabupaten Paser Aipda Kiswanto meninggal seusai berduel dengan salah seorang warga saat tengah melakukan upaya penangkapan aksi penyelundupan BBM ilegal jenis Pertalite di Desa Batu Butok, Kecamatan Batu Sopang, Kabupaten Paser pada Selasa (17/12) pagi. Saat kejadian, korban tengah memeriksa isi muatan dari mobil pikap yang dicurigai membawa BBM ilegal di dalam puluhan jeriken. Tiba-tiba, pelaku langsung menghampir Kanit Reskrim Aipda Kiswanto dari arah belakang dan melayangkan sejumlah bogem mentah ke kepala korban. Kanit Reskrim pun sempat melawan sehingga keduanya sempat terlibat perkelahian. Baca juga:Skema Penyaluran BBM Subsidi Rampung Tahap Kajian, Nomor 3 Cukup Ekstrem Namun nahas, saat pelaku berhasil diamankan oleh anggota polisi, Aipda Kiswanto yang saat itu akan mencoba berdiri mendadak jatuh tersungkur tak sadarkan diri. Saat dilarikan ke rumah sakit, tim medis pun menyatakan korban telah meninggal dunia. Kini jenazah Aipda Kiswanto telah diserahkan ke pihak keluarga untuk dimakamkan di pemakaman umum setempat. Kasus Aipda Kiswanto yang tewas Paser telah ditangani oleh Satreskrim Polres Paser dan masih dalam tahap penyelidikan lebih lanjut.(pwk) Editor:purwoko