Hal ini membuat Jepang kesulitan menemukan celah untuk menyerang.
Namun, memasuki menit ke-20, Jepang berhasil menemukan strategi untuk menembus pertahanan kokoh Indonesia.
Daichi Kamada sering turun ke area tengah, memancing Rizky Ridho keluar dari posisinya di garis pertahanan.
Tidak hanya itu, Minamino juga aktif bergerak di area antara bek dan gelandang Indonesia.
Ruang kosong yang tercipta di depan kotak penalti Indonesia dimanfaatkan dengan baik oleh Jepang, terutama dalam 10 menit terakhir babak pertama.
Blunder Fatal Marteen Paes
Setelah tertinggal 0-2 di babak pertama, skuad Garuda berupaya mencari peruntungan mengamankan kedudukan di babak kedua.
Alih-alih menciptakan gol balasan, Jepang justru kembali memperlebar jarak di awal babak kedua.
Gol ketiga berhasil diciptakan Hidemasa Morita di menit ke-49. Gol tercipta setelah penjaga gawang Maarten Paes melakukan blunder fatal yang memberi bola gratisan kepada Morita.
Kalah Segala Hal dari Jepang
Pernyataan ini terlontar dari mulu Shin Tae-yong.
Menurutnya, Indonesia memang kalah segala hal dari Jepang.
“Mulai dari FIFA ranking, dan dari sisi mana pun, memang kami (Timnas Indonesia) kalah dari Jepang,” ujar Shin Tae-yong.
Timnas Indonesia saat ini menempati posisi ke-130 dunia dalam ranking FIFA.
Sedangkan Jepang, ada di posisi ke-15 sekaligus jadi yang tertinggi di antara negara-negara Asia lainnya.
Perbedaan ranking yang mencolok membuat Shin menyadari tantangan besar yang dihadapi skuadnya. (berbagai sumber)
Editor: Erna Djedi







