PT PLN Terangi 3.725 Keluarga di HLN ke-79

“Saya sangat bersyukur dan berterima kasih banyak kepada PLN, karena selama ini memang tidak pakai listrik sama sekali. Dengan kondisi sebagai kepala rumah tangga dan ibu rumah tangga, sekarang sudah dapat bantuan listrik. Harapannya dapat menambah jualan di kios kecil. Jika ada berkat mau beli freezer atau kulkas untuk buat es batu, jadi ada penambahan penghasilan harian,” ucap Nelci.

Penerima manfaat lain, Siti Aminah, warga Kelurahan Pengasinan, Kecamatan Rawalumbu, Bekasi, Jawa Barat mengaku bersyukur dengan bantuan yang diberikan oleh pihak PLN.

Ia menjadi penerima dari 1.435 keluarga prasejahtera yang memperoleh sambungan listrik PLN di wilayah Jawa Barat pada Penyalaan Serentak Light Up The Dream (23/10) lalu.

Penjual minuman dingin ini kini dapat memanfaatkan listriknya untuk kegiatan sehari-hari.

“Sebelumnya, saya pakai listrik numpang ke tetangga, sekarang alhamdulillah sudah punya kWh meter sendiri, jadi instalasi listrik lebih aman, bebas memanfatkan listrik untuk berbagai aktivitas terutama belajar anak-anak, membantu kegiatan rumah tangga, bekerja, dan lain lain,” ujar Siti.

Hal serupa diungkap, Ahmadi, warga Desa Paya Ue, Kecamatan Blang Bintang, Aceh Besar, Aceh.

Ia juga menyampaikan rasa syukurnya atas bantuan akses listrik gratis yang dihadirkan oleh PLN.

Ahmadi yang juga merupakan penerima bantuan rumah dari program Desa Paya Ue empat tahun lalu. Ia belum dapat menikmati listrik akibat terkendala biaya dan hanya menggunakan lilin untuk penerangan di malam hari.