Pemimpin Hamas Yahya Sinwar Dinyatakan Tewas dalam Serangan di Gaza

Baca juga:Disebut Pengganti Ismail Haniyeh di Hamas, Yahya Sinwar Kini Jadi Target Utama Israel

Kementerian Pertahanan Italia mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa kesimpulan utama dari pertemuan tersebut adalah keinginan bersama untuk memberikan tekanan politik dan diplomatik penuh pada Israel, sehingga tidak terjadi insiden lebih lanjut.

Sementara itu, pernyataan tersebut juga menekankan bahwa Hizbullah tidak dapat menggunakan personel UNIFIL sebagai perisai dalam konteks konflik.

Seruan tersebut menyusul serangkaian serangan IDF terhadap posisi UNIFIL di Lebanon selatan sejak 9 Oktober, yang mengakibatkan sejumlah pasukan penjaga perdamaian terluka.(pwk)

Editor: purwoko

Baca Juga :   DETIK-DETIK Penyelamatan 13 Korban Pesawat Smart Air di Laut Nabire, Bertahan di Atas Badan Pesawat!

Baca Lebih Lengkapnya Instal dari Playstore WartaBanjar.com

BERITA LAINNYA

TERBARU HARI INI

paling banyak dibaca