Diiringi dengan pembacaan Maulid Diba, tampak warga di sini sangat antusias mengikuti peringatan maulid nabi tersebut, baik itu dari kalangan orang tua, remaja, hingga anak-anak.
Warga Desa Merah, Khairullah, mengatakan sudah menjadi tradisi di kampungnya baik itu peringatan Isra Mi’raj maupun Maulid Nabi, warga selalu membawa nasi bungkus dari rumah sebagai simbol keakraban.
“Itu merupakan tanda bahwa kearaban antar warga, tak perlu panitia yang menyediakan hidangan, tapi setiap satu rumah ada yang membawa nasi bungkus,” ujarnya.
Terlihat saat pembagian nasi bungkus anak-anak berebut, itu merupakan momen yang sangat mengasyikkan. (Alfi)
Editor: Yayu







