Diketahui para remaja ingin melakukan perang sarung saat ditanya petugas. semua remaja tersebut masih duduk di bangku sekolah menengah pertama (SMP) dan satu orang di antaranya putus sekolah.
Sebanyan 15 remaja itu dibawa ke Polsek Banjarmasin Tengah untuk dilakukan pembinaan serta dipanggil orang
tuanya.
“Kepada orang tua kami meminta agar
mengawasi anak-anaknya jangan kejadian
seperti ini terulang,” tutup Kasi Humas.
Kepada masyarakat mengetahui hal seperti ini silakan melapor ke Kantor Kepolisian terdekat supaya dapat dengan cepat ditindaklanjuti.(atoe)
Editor Restu







