Pria yang akrab disapa Gus Men itu juga menegaskan pentingnya transparansi dan profesionalisme dalam pelaksanaan MTQ.
Menurutnya, kedua hal tersebut merupakan tanggung jawab utama yang harus diemban oleh Dewan Hakim.
“Kualitas dan hasil penyelenggaraan MTQ sangat bergantung pada kinerja Dewan Hakim. Mereka harus menjalankan tugasnya dengan kredibel, jujur, dan profesional, serta mengesampingkan faktor subjektif seperti suku, kedaerahan, dan hubungan keluarga,” tegas Gus Men.
Turut hadir dalam pelantikan tersebut, Dirjen Bimas Islam Kementerian Agama sekaligus Ketua Umum Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Nasional Kamaruddin Amin, Direktur Penerangan Agama Islam Ahmad Zayadi, pejabat eselon I dan II Kementerian Agama, dan tamu undangan lainnya. (rls)
Editor: Erna Djedi






