Rumah Diserbu Demonstran, Sheikh Hasina harus Dievakuasi Helikopter
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, DHAKA - Perdana Menteri Bangladesh, Sheikh Hasina harus dievakuasi dari kediamannya dengan konvoi mobil dan helikopter. Hal ini dikarenakan para pengunjuk rasa memasuki kediaman resmi Hasina secara paksa di Dhaka. Ratusan massa juga melakukan penjarahan dan perusakan.
Melansir dari The Economic Times, para demonstran berhasil menerobos gerbang Ganabhaban, kediaman resmi Perdana Menteri sambil mengibarkan bendera Bangladesh. Dalam sebuah video beredar di media sosial, demonstran juga mencuri barang-barang yang ditemukan di dalam rumah seperti karpet dan beberapa alat dapur.
Beberapa orang juga terlihat duduk di meja kantor sambil berfoto. Mereka juga mengacak-acak dokumen dan berkas yang ditemuinya.
Baca juga: SIAP-SIAP! 9-11 Agustus Pembalap 11 Negara Adu Jago di Uncle Hard Enduro 2024 di Kiram Park, Ada Perform Band Kotak
Sheikh Hasina meninggalkan istananya dengan konvoi mobil setelah gedung tersebut diserbu para demonstran. Ia kemudian dievakuasi menggunakan helikopter tanpa ada detail lebih lanjut mengenai tujuannya.
Kerusuhan yang telah terjadi sejak awal Juli membuat Hasina terpaksa melarikan diri karena demonstran yang semakin menjadi. Ia juga menerima seruan utntuk mundur dari jabatannya sebagai Perdana Menteri selama kerusuhan terjadi.
Menurut laporan dari AFP, jumlah korban tewas sejak kerusuhan ini dimulai mencapai setidaknya 300 orang. Pada hari Minggu (4/8/2024), korban tewas hampir 100 orang.
Baca juga: Nilai Ekspor Nikel Naik, Presiden Jokowi: Dimulai dari Raw Material Yang Kita Stop
Termasuk 14 orang polisi dalam sebuah bentrokan antara demonstran dan pihak pendukung pemerintah. Demonstran dan pendukung pemerintah terlibat bentrok dengan kekerasan di seluruh Bangladesh.
Mereka menggunakan tongkat dan pisau. Sementara pasukan keamanan menembakkan pelurunya. (Sidik Purwoko)
Editor: Sidik Purwoko