“Hingga Juni 2024, Bank Kalsel sudah menyalurkan KUR sebesar 389 miliar rupiah kepada 14.206 debitur. Kami berharap hingga akhir tahun, penyaluran akan terus tumbuh positif,” tutup Fachrudin.
Sementara itu, data Kanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Kalsel menyebutkan,. hingga Juni 2024, total KUR yang telah tersalur mencapai Rp2,82 triliun kepada sekitar 46 ribu debitur di Kalsel. Angka ini tumbuh positif sebesar 33,24% dibanding tahun lalu.
Penyaluran KUR ini dilakukan 10 bank dan 1 Lembaga Keuangan Bukan Bank (LKBB) Penyalur. Plafon target penyaluran KUR tahun 2024 ditetapkan sebesar Rp5,16 triliun yang berarti sampai dengan Juni 2024, capaian penyaluran KUR terhadap target mencapai 54,66%.
Penyaluran KUR di Kalsel didominasi sektor perdagangan, sedangkan skema yang mendominasi yaitu KUR Mikro yaitu kisaran Rp10 juta sampai dengan Rp100 juta per debitur.
Kota Banjarmasin masih menjadi kabupaten/kota dengan penyaluran KUR tertinggi sejak Januari dengan capaian Rp653,76 miliar kepada sekitar 8.500 debitur.(rilis)
Editor Restu







