Selain itu, Rijal menerangkan untuk kondisi atlet sekarang ini, bisa menyesuaikan suhu, cuaca dan makanan yang ada di Turki.
“Bersyukur para atlet bisa beradaptasi. Perjalanan selama dua hari yang cukup melelahkan, dan hari ketiga langsung dihadapkan dengan sparing. Jadi pegulat Kalsel diberikan kesempatan uji coba dengan juara olimpiade,” terangnya.
Dijadwalkan, lanjutnya, diperkirakan 22 Juli 2024 sudah kembali ke Banua.
“Sekembalinya, program berikutnya TC internal di Banjarmasin. Sebagai persiapan terakhir, TC di Sukabumi. Dari Sukabumi langsung menuju PON Aceh-Medan,” katanya.
Mengenai target PON, ditambahkannya, sementara hanya mematok satu medali emas atas nama Fahriansyah yang turun di gaya bebas.
“Kalaupun bisa lebih, itu menjadi bonus. Sebenarnya ada beberapa opsi untuk bisa berpeluang medali emas, seperti di nomor gaya grego. Namun kita lihat saja nanti perkembangannya,” tutupnya. (MC Kalsel)
Editor Restu







