WARTABANJAR.COM, GORONTALO – Banjir bandang menerjang wilayah Provinsi Gorontalo tak ubahnya terjangan tsunami.
Dari video yang beredar di media sosial, terlihat air deras meluncur ke permukiman dengan cepatnya hingga menerjang apapun yang dilewatinya.
Bahkan, saat melewati permukiman, sejumlah bangunan rumah hancur dan diseret arus.
Bencana banjir disertai longsor ini terjadi di area pertambangan emas ilegal di Kecamatan Suwawa Timur, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo.
Hingga Kamis (11/07), jumlah korban meninggal dunia berdasarkan data sementara Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) mencapai 23 orang.
Basarnas juga melaporkan setidaknya 30 orang masih dalam pencarian, sementara 90 lainnya dinyatakan selamat. Jumlah total korban 143 orang. (ernawati)
Editor: Erna Djedi