WARTABANJAR.COM, MARTAPURA - Pemerintah Kabupaten Banjar melalui Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Kabupaten Banjar kembali menggelar event tahunan yang sudah menjadi tradisi Kota Martapura yakni Pawai Tahun Baru Islam atau yang kerap disebut masyarakat Pawai Onta pada Minggu (7/6/2024). Pawai ini diikuti oleh ribuan peserta berbusana muslim yang memenuhi Ruang Terbuka Hijau (RTH) Alun-Alun Ratu Zalecha Martapura dengan berbagai atribut dan keunikannya masing-masing. Ketua TP PKK Kabupaten Banjar sekaligus pembina Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Kabupaten Banjar Hj Nurgita Tiyas menyampaikan, Pawai Tahun Baru Islam merupakan tradisi yang harus dijaga dan sampai hilang di Kabupaten Banjar. Baca Juga Cek Ramalan Zodiak Cinta Hari Ini Minggu 7 Juli  "Event ini tidak boleh hilang di Kabupaten Banjar karena ini event yang sangat berkesan bagi para anak-anak santri santriwati kita karena ini adalah hal yang luar biasa bagi mereka dan akan dikenang sepanjang hidupnya," ujar Hj Nurgita Tyas. Ia juga bersyukur melihat antusias para peserta yang ingin berpartisipasi pada pawai Tahun Baru Islam dan berharap di tahun depan bisa dilaksanakan lebih besar lagi. Terpisah, Kepala Disbudporapar Kabupaten Banjar, Irwan Jaya mengatakan, pada tahun ini peserta mengalami peningkatan. "Tercatat peserta pawai Hijriah ini sebanyak 150 kafilah dengan perkiraan jumlah total peserta sebanyak 4.000 anak dan juga 500 pendamping serta ribuan orang tua yang hadir pada kegiatan Pawai Ta’aruf 1 Muharram 1446 Hijriyah," ujar Irwan Jaya. Pawai Tahun Baru Islam dalam rangka 1 Muharram 1446 hijrah ini dengan rute start sekaligus finish-nya di Ruang Terbuka Hijau Ratu Zalecha Martapura. [caption id="attachment_240702" align="alignnone" width="300"] Penyerahan hadiah bagi pemenang pawai Tahun Baru Islam 1446 H di RTH Ratu Zalecha Martapura, Minggu (7/7). (Wartabanjar.com_nurul octaviani)[/caption] Rute yang akan dilewati seluruh peserta adalah ruas kiri jalan A Yani menuju ke arah langgar Miftahul Khoir dan Sukaramai selanjutnya akhirnya finish kembali lagi ke RTH Alun Alun Ratu Zalecha melalui pintu gerbangnya yang ada di jalan Kenanga. "Persiapan kita lakukan selama dua minggu dan rutin kita rapatkan agar acara yang melibatkan banyak orang ini bisa berjalan dengan lancar," ujar Kasi Kesenian Bidang Kebudayaan Disbudporapar Kabupaten Banjar Ina Wangsih. Ina juga menjelaskan bahwa sebelum cara melakukan koordinasi dengan TP Al Banjari dan juga BKPRMI sehingga mereka dalam memeriahkan tahun baru Islam bisa ikut kerjasama yang dilakukan oleh pemerintah Kabupaten Banjar. “Adapun kegiatan ini kita jua menyiapkan 150 piala untuk penghargaan dan juga menyiapkan uang pembinaan bagi juara pawai tahun baru Hijriyah serta beberapa juara lainnya,” ujarnya lagi. Pawai Tahun Baru Islam kali ini berbeda dibanding tahun sebelumnya karena digelar di RTH Alun-Alun Ratu Zalecha sedangkan tahun kemarin, Pawai Tahun Baru Islam diadakan di depan Kantor Bupati Banjar. (nurul octaviani) Editor Restu