Dalam laga yang berakhir imbang 0-0 di aktu normal hingga perpanjangan waktu, memang sempat memantik optimisme tinggi para fans. Keunggulan penalti tampaknya akan menjadi milik Portugal, jika berkaca dari kemampuannya menyingkirkan Slovenia.
Portugal menang melalui adu penalti berkat penyelamatan tiga kali Diogo Costa. Namun demikian hasil laga tidak berpihak kepada mereka.
Baca juga:Cek Prediksi Skor dan Rekor Belanda vs Turki, Oranje Diuntungkan Menuju Final Euro 2024
Sementara Ronaldo mencetak dua gol dalam adu penalti – menempatkan tendangannya dengan sempurna ke sudut bawah.
Meski Ronaldo sukses dari titik penalti, justru sejumlah pemain lainnya kurang beruntung di perempat final.
Tendangan Joao Felix hanya bisa membentur tiang, dan Costa tidak mampu mengulangi aksi heroiknya di babak 16 besar saat Prancis mencetak gol melalui lima upaya mereka.
Ketenaran individu
Upaya Ronaldo yang tak henti-hentinya mengejar ketenaran individu – bahkan pada usia 39 tahun – dapat dilihat sebagai hal yang mengagumkan oleh sebagian orang.
Kapten Portugal itu masih mencetak gol untuk bersenang-senang di Arab Saudi bersama Al-Nassr. Ia jelas tidak akan segera gantung sepatu di klubnya dalam waktu dekat.
Baca juga:Prediksi Belanda vs Turki di Perempat Final Euro 2024, Momentum Koeman
Ronaldo tidak akan mengakhiri karirnya meski rekor internasionalnya mungkin terhenti. Bersama portugal ia telah mencetak 130 gol dan 47 assist dari 212 pertandingan. Tampaknya waktunya sudah dekat untuk dirinya menyerahkan obor kepada generasi baru.(pwk)
Editor: purwoko







