Menurutnya, hal ini terjadi lantaran kurangnya pemahaman pasien terhadap penyakit hipertensi dan bahaya yang akan terjadi apabila penyakit ini tidak terkontrol.
“Semoga kedepannya penggunaan Buku Saku Hipertensi ini bisa terus digunakan dan bisa terus memberi manfaat baik untuk pasien ataupun Tenaga Kesehatan di UPTD Puskesmas Paringin,” tutupnya. (alfi)
Baca Juga : Ditkrimsus Polda Kalsel Masih Dalami Penyelidikan Dugaan Korupsi Rumah Dinas Walikota Banjarmasin
Editor : Hasby







