WARTABANJAR.COM, BANJARMASIN - Setelah melalui jalan nasib yang sangat berbeda di babak penyisihan grup, Spanyol dan tim underdog dalam gelaran Euro 2024 Georgia bertemu untuk pertandingan babak 16 besar di Cologne pada Minggu 30 Juni 2024 malam. Sementara La Roja lolos sebagai pemenang Grup B dengan rekor 100 persen, Georgia lolos ke fase sistem gugur dengan penampilan menakjubkan mengalahkan Portugal. Kini sekarang keduanya bersaing untuk mendapatkan tempat di perempat final. Memenangkan ketiga pertandingan grup di Kejuaraan Eropa untuk pertama kalinya sejak 2008, Spanyol mampu melakukan 10 perubahan dan masih mengambil poin maksimal dari pertandingan pada Senin lalu melawan Albania. Baca juga:Prediksi Inggris vs Slovakia di Euro 2024: Modal Pengalaman dan Karakter Calzona Posisi teratas sudah diamankan, jadi Luis de la Fuente mengambil kesempatan untuk merotasi skuadnya, dan Ferran Torres hanya membutuhkan 13 menit untuk membawa La Roja unggul. Setelah sebelumnya memberi pelajaran kepada juara bertahan Italia di Gelsenkirchen dan menyingkirkan Kroasia di Berlin, skuad Spanyol kini melaju ke babak sistem gugur untuk turnamen besar kelima berturut-turut - dan ketujuh kalinya dalam delapan kali. Sebagai salah satu tim yang difavoritkan di kompetisi ini, mereka kini berada di babak yang secara umum dianggap lebih sulit, dengan potensi perempat final melawan tuan rumah Jerman. Belum lagi ditambah kemungkinan pertandingan semifinal menghadapi Prancis mungkin ada di depan mata. Lebih lugas bermain Di bawah asuhan De la Fuente, tim Spanyol  telah beralih ke gaya bermain yang lebih lugas, Spanyol belum kebobolan satu gol pun. Terakhir kali Spanyol mencatatkan empat clean sheet berturut-turut di final besar adalah pada tahun 2012, ketika mereka terakhir kali meneguhkan sebagai juara Eropa. Namun, sebelum mengangkat trofi Henri Delaunay lagi, La Roja harus terlebih dahulu mengalami nasib kurang berunrunt dalam penampilan mereka di Qatar 2022. Mereka tersingkir di babak 16 besar dari Maroko. Mereka sekali lagi bertemu dengan tim dadakan yang sedang dalam performa terbaiknya. Baca juga:Prediksi Skor Swiss vs Italia di Euro 2024: Ada Dendam Azzuri Jelang Piala Dunia Sejauh ini, Spanyol telah memenangkan enam dari tujuh pertandingan melawan Georgia di semua kompetisi, termasuk saat lolos ke putaran final musim panas ini. Spanyol juga memenangkan dua pertandingan home and away dengan selisih agregat delapan gol, yakni skor 7-1 saat tandang dan 3-1 di kandang. Pelajaran Berharga Georgia Kekalahan telak di Tbilisi menjadi pelajaran berharga Georgia karena kebobolan tujuh gol di pertandingan internasionalnya. Namun perjalanan luar biasa mereka sejak kemunduran itu telah membawa mereka menjadi sorotan karena performanya yang melambung. Setelah lolos dari babak playoff melalui adu penalti, tim asuhan Willy Sagnol kini memasuki babak sistem gugur turnamen besar pertama bagi Georgia. Bahkan keberhasilan itu utamanya berkat kesuksesan yang semula diprediksi mustahil pada Rabu malam dengan mengalahkan Portugal. Bertemu dengan Portugal yang sudah lolos dalam pertandingan terakhir Grup F, Georgia memanfaatkan dua kelemahan pertahanan Selecao. Khvicha Kvaratskhelia mencetak gol pembuka yang sensasional, yakni mencetak gol tercepat, sedangkan penyerang lainnya Georges Mikautadze melanjutkan upayanya untuk lolos ke babak sistem gugur. Tak kalah pentingnya di tim ini ada Giorgi Mamardashvili di bawah mistar gawang. Ia terbukti memberi kontribusi besar di malam krusial tersebut. Ia juga tampil menonjol dalam laga pembuka melawan Turki dan hasil imbang 1-1 dengan Republik Ceko. Hingga saat ini, Georgia telah menghadapi tembakan terbanyak (71), tepat sasaran (25); namun pasukan Sagnol tidak terlalu khawatir, karena mereka telah menjadi pahlawan bagi negaranya dengan menumbangkan Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan. Baca juga:Euro 2024: Jadwal Laga Jerman vs Denmark dan Prediksi Susunan Pemain Kini laga melawan Spanyol tentu bukan peluang enteng. Satu-satunya kemenangan Georgia atas Spanyol terjadi dalam pertandingan persahabatan tahun 2016 yang telah lama terlupakan. Mereka mungkin percaya bahwa tempat di perempat final tidak sepenuhnya berada di jangkauan mereka, meski hal itu bisa saja sekali lagi mencengangkan dunia. Kemungkinan line up Spanyol: Simon; Carvajal, Le Normand, Laporte, Cucurella; Pedri, Rodri, Ruiz; Yamal, Morata, Williams Georgia: Mamardashvili; Tsitaishvili, Dvali, Kashia, Kverkvelia, Kakabadze; Kochorashvili, Kiteishvili, Chakvetadze; Kvaratskhelia, Mikautadze Prediksi skor: 3-0