Manajer Portugal Martinez menyatakan setelah pertandingan bahwa kapten Ronaldo merasa kesal dengan keputusan tersebut.
“Kami tidak beruntung dan kemudian VAR tidak konsisten, karena ada situasi dengan Cristiano,” kata Martinez kepada wartawan. Kami sedang membicarakan apa yang bisa dilakukan VAR. Anda bisa melihat ke belakang dan memberikan penalti”.
“Situasi di menit ke-27 bahkan lebih jelas, lebih merupakan penalti dibandingkan yang kami derita.”
Meski demikian ia mengakui kekealahan itu sebagai hasil yang mengecewakan.
“Itu adalah hasil terburuk. Itu adalah pertandingan di mana kami memulai dengan buruk, tambah Martinez.
“Kebobolan gol sangat menonjolkan apa yang ingin dilakukan lawan. Kami selalu punya sikap yang baik, menatap gawang dan berusaha mencetak gol.
Baca juga:Rumania Mengejutkan Tempati Puncak Grup E Euro 2024, Tiga Tim Ini Lolos
“Hari itu Georgia memiliki momen-momen penting, gol kedua, seluruh energi dan performa kiper. Kami perlu mengucapkan selamat kepada mereka. Dan sekarang saatnya menatap babak 16 besar dan mempersiapkan tim dengan lebih baik.
“Kami tidak ingin kalah, tapi kami punya semua pemain. Kami terus mencoba mengendalikan permainan, tapi ketika lawan punya keunggulan dalam bertahan, maka situasinya berbeda”.
“Mereka punya keyakinan dan kekuatan. Kami memulainya dan itu adalah pertandingan yang berbeda. Itu memang bukanlah pertandingan yang wajib kami menangkan,” tambahnya.
Ronaldo berharap bisa mendapatkan lebih banyak kegembiraan di depan gawang saat Portugal menghadapi Slovenia di Deutsche Bank Park di Frankfurt pada babak 16 besar Senin malam mendatang.(PWK)
Editor: purwoko







