WARTABANJAR.COM, BANJARBARU-Guna menurunkan emisi gas rumah kaca di Banua, Gubernur Kalimantan Selatan, H. Sahbirin Noor terus berupaya menggalakkan program penanaman Revolusi Hijau pada lahan kritis. Pemprov Kalsel tahun 2024 ini menargetkan penanaman di 22.000 hektare lahan. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalsel, Hanifah Dwi Nirwana belum lama ini menyampaikan bahwa pencapaian penurunan emisi gas rumah kaca di Kalimantan Selatan tahun ini mencapai 25,4 Persen. Hal ini membuktikan terjadi peningkatan capaian penurunan emisi gas rumah kaca tahun 2023 sebesar 38,3 persen, dari target yang hanya sebesar 28,15 persen. BACA JUGA: BREAKING NEWS: Mantan Bupati HSU Abdul Wahid Meninggal Dunia "Capaian penurunan emisi gas rumah kaca di Banua mengalami peningkatan dari sebesar 25,4 persen pada 2022 menjadi 38,3 persen pada 2023 dari target sebesar 28,15 persen,” ungkapnya usai menghadiri peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia di halaman Kantor Gubernur Kalsel Banjarbaru, Rabu (5/6/2024). Segala pencapaian ini, sambungnya, tentu karena adanya dukungan dari semua pihak yang ikut terlibat baik SKPD hingga instansi vertikal yang ikut terlibat. (MC Kalsel) Editor: Yayu