“Bapak Presiden berharap, tadi beliau-beliau dipanggil, Pak Menteri PUPR dan Pak Wamen ATR dipanggil oleh Presiden agar dengan status sebagai PLT ini menjamin percepatan Pembangunan IKN dengan sebaik-baiknya, dengan visi semula yaitu dengan tetap konsisten pada rencana nusa rimba raya dan tentu saja juga memberikan manfaat positif bagi masyarakat sekitar juga,”katanya.
Baca juga: Bupati Abdul Hadi dan Ribuan Jemaah Khusyuk Ikuti Balangan Bersholawat Bersama Habib Syech
Pratikno tidak bisa memastikan, berapa lama Basuki dan Raja Juli menjadi pelaksana tugas untuk Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN).
Sementara terkait alasan mundurnya Bambang dan Dhony, hingga kini Mensesneg Pratikno mengaku tidak tahu alasannya.
“Ya kalau namanya mundur di surat enggak disebutkan, tentu saja kami enggak tahu juga,” kata Pratikno.
Mensesneg juga membantah mundurnya Bambang dan Dhony terkait rencana peringatan HUT RI 2024 di IKN. Dirinya menekankan, upacara HUT RI tetap akan dilaksanakan di IKN maupun di Istana Merdeka.
“Oh enggak, enggak, 17-an sudah kita rancang jadi kira kira nanti karena kita nanti kan sebelumnya pindah, ada 17-an acara dimulai sana, ada juga upacara di sini juga,” kata Pratikno.
Baca juga: Bank Kalsel Serahkan Donasi untuk Palestina Rp 100 Juta
Dirinya memastikan jika persiapan untuk peringatan HUT RI itu sudah berjalan meskipun masih beberapa bulan lagi.

