Para Petani di Gambut Keluhkan Sulitnya Dapatkan Pupuk Bersubsidi, ini Ternyata Kendalanya

WARTABANJAR.COM, MARTAPURA-Kendati bercocok tanam di Kecamatan Gambut berjalan baik karena didukung kondisi cuaca bagus, para petani mengeluhkan sulitnya mendapatkan pupuk bersubsidi.
Pambakal Malintang, Hamidan Noor mengatakan ada beberapa petani yang masih belum mendapatkan pupuk bersubsidi karena terkendala belum terdata di kelompok tani.

Hal itu disampaikannya saat Rakor Forkopimcam (Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan) di Aula Kecamatan Gambut, Rabu (22/5/2024) yang digelar oleh Kecamatan Gambut.

Menanggapi ini, Pambakal Sungai Kupang, Ardiansyah menyarankan agar dilakukan pendataan ulang nama-nama penerima subsidi pupuk pada kelompok tani agar mempermudah masyarakat mendapatkan pupuk tersebut.

Mantri Tani Kecamatan Gambut, Enny Risanthi yang turut hadir di rapat tersebut menginformasikan kuota pupuk bersubsidi ada penambahan dua kali lipat.

“Penambahan kuota pupuk bersubsidi yang semula hanya 4,7 juta ton menjadi 9,5 juta ton seluruh Indonesia. Untuk penyalurannya ditingkat kelompok tani menunggu SK Bupati dan SK Gubernur, dalam waktu dekat dapat direalisasikan,” ujarnya.

Pengambilan pupuk bersubsidi selain secara individu bisa diambil berkelompok dengan melampirkan surat kuasa.