Pemerintah RI Fasilitasi Pernikahan Massal Warga Indonesia di Taiwan

    WARTABANJAR.COM, JAKARTA – Pemerintah memfasilitasi 29 pasangan Warga Negara Indonesia (WNI) untuk melangsungkan pernikahan massal di Taipei, Taiwan. Kegiatan ini digelar atas kerja sama Kementerian Agama (Kemenag) RI dengan Kantor Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI), Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama (PCINU) Taiwan, dan Pengurus Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Taiwan.

    “Kami berharap kegiatan ini bisa bermanfaat bagi WNI di Taiwan yang ingin melaksanakan pernikahan secara resmi sesuai ketentuan agama dan negara, namun terkendala biaya dan waktu untuk kembali ke Indonesia,” kata Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, Kemenag RI Kamaruddin Amin dikutip Wartabanjar.com dalam keterangannya di Jakarta, Selasa *14/05/2024).

    Kamaruddin mengatakan, kegiatan yang diikuti WNI di berbagai kota di Taiwan itu telah digelar sebanyak tiga kali setelah pandemi COVID-19 lalu. Nikah massal tersebut merupakan bentuk kehadiran negara bagi WNI di luar negeri.

    Baca juga: DPR Pastikan Revisi UU Penyiaran Tidak Akan Bungkam Kebebasan Pers, Benarkah?

    “Nikah massal ini resmi secara hukum, sah secara agama, dan tidak dipungut biaya,” tegasnya.

    Terkait hal tersebut, Direktur Bina KUA dan Keluarga Sakinah, Zainal Mustamin memastikan dokumen nikah yang diserahkan calon pengantin di Taiwan telah memenuhi prosedur sesuai Standar Operasional Pelaksanaan (SOP).

    “Semua peserta nikah massal telah memenuhi persyaratan administratif dan ketentuan syariah,” tambahnya.

    Untuk diketahui, kegiatan tersebut juga dapat diikuti oleh kerabat dan saudara pengantin secara daring melalui zoom dari rumah masing-masing.

    Baca Juga :   Iran Resmi Umumkan Kematian Presiden Raisi, Wapres Mohammad Mokhber Ambil Alih Pimpinan

    Baca Lebih Lengkapnya Instal dari Playstore WartaBanjar.com

    BERITA LAINNYA

    TERBARU HARI INI