Lebih lanjut Hady mengungkapkan proses prarekonstruksi digelar untuk mengetahui secara detail peran dari masing-masing saksi dari kasus dugaan penganiayaan tersebut.
“Para saksi ini perannya apa, kita masih mendalami. Supaya kita lebih tahu lagi siapa saja yang ada di kamar mandi Nanti kita sampaikan apabila sudah ada hasil dari proses penyelidikan lebih lanjut. Itu kita masih meriksa sebatas saksi,” tuturnya.
Dalam prarekonstruksi tersebut, Hady menjelaskan seorang taruna tingkat dua Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Jakarta berinisial TRS, yang diduga sebagai tersangka turut dihadirkan. (berbagai sumber/tri)
Editor: Erna Djedi






