Lagi, Perpeloncoan Sekolah Kedinasan ini Makan Korban

Hal itu membuat korban terkapar hingga akhirnya meregang nyawanya di klinik kampus STIP Jakarta, Cilincing, Jakarta Utara.

Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Ahmad Wahid menyatakan budaya kekerasan atau aksi perpeloncoan senior kepada junior di kampus yang berada di bawah Kementerian Perhubungan (Kemenhub) tersebut sudah dihapuskan meski kembali siswa tewas akibat aksi penganiayaan.

Baca juga: Wapres Ma’ruf Amin Minta Warga Sekitar Gunung Ruang Patuhi Instruksi Pemerintah

“Tidak ada budaya perpeloncoan di kampus ini dan itu penyakit turun temurun yang sudah dihilangkan,” kata Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran Ahmad Wahid di Jakarta, Jumat (03/05/2024).

Ia mengatakan dirinya sudah satu tahun di kampus ini dan tidak ada budaya tersebut.

Terkait dengan meninggalnya taruna tingkat satu berinisial Putu pada Jumat pagi, menurut dia hal itu di luar kuasa dirinya karena kejadian terjadi di luar program yang dibuat kampus. (Sidik Purwoko)

Editor: Sidik Purwoko