Jelang Putusan PHPU, MK Terima Banyak Karangan Bunga, Ini Yang Akan Dilakukan
Ukuran Huruf:
WARTABANJAR.COM, JAKARTA - Menjelang pembacaan putusan perkara Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pilpres 2024, Mahkamah Konstitusi (MK) RI menerima belasan karangan bunga dari masyarakat.
Hal itu disampaikan Kepala Biro Hukum dan Administrasi Kepaniteraan MK Fajar Laksono saat ditemui di Gedung I MK RI, Jakarta, Jumat (19/04/2024). Menurutnya, karangan bunga tersebut sebagai bentuk apresiasi terhadap lembaga yudikatif tertinggi di tanah air tersebut.
“Kita terima kasih kepada pihak yang berkirim karangan bunga kepada kita. Itu bentuk apresiasi kepada MK," kata Fajar seperti dikutip Wartabanjar.com.
Menanggapi kiriman ke MK tersebut, Fajar menyebut jika karangan bunga itu bernuansa mendukung salah satu pihak dalam perkara sengketa pilpres. Karena itulah, pihaknya memutuskan tidak memajang karangan bunga di luar persidangan untuk menjaga suasana putusan perkara PHPU tetap kondusif dan independen.
Baca juga: Lebaran Idul Fitri 1445 H Baru Saja Berlalu, Polres Banjarbaru Gelar Apel Sekaligus Halal Bi Halal
"Tapi, untuk menjaga independensi hakim konstitusi, menjaga netralitas ini, suasana persidangan, termasuk luar persidangan, maka itu tidak kita pajang, tapi kita simpan,” katanya lagi.
Fajar mengatakan MK tetap memposisikan karangan bunga tersebut sebagai sebuah apresiasi. Meski mengapresiasi, MK tetap menyimpannya dan tidak akan memajangnya untuk menjaga independensi.
“Supaya ini enggak mengganggu independensi, gitu ya, jadi tetap kita terima, kita terima kasih, kita apresiasi, tapi kita tempatkan di sana, kita simpan dulu,” tuturnya.
Narasi yang tertulis pada karangan bunga tersebut mayoritas menyuarakan dukungan untuk Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka. Beberapa contoh tulisan yang dibubuhkan pada karangan bunga tersebut misalnya:
"Capek medsos kami isinya orang kalah teriak curang," dengan mengatasnamakan Starlink Comunity.
Baca juga: Lebaran Idul Fitri 1445 H Baru Saja Berlalu, Polres Banjarbaru Gelar Apel Sekaligus Halal Bi Halal
Berikutnya, ada karangan bunga yang bertuliskan "Gimana ceritanya kamu tuduh gen Z pilih Prabowo Gibran karena bansos, kan kami tidak terima bansos,". Karangan bunga tersebut mengatasnamakan Kreator Digital Indonesia.
Belasan karangan bunga tersebut berjejer di area kantin Gedung II dan III MK RI. Areal tersebut dirasa tidak akan terlihat orang banyak pada saat persidangan berlangsung.
“Karena ada tone seperti itulah, maka (disimpan). Ini kondusif semua, ini enggak ada yang memihak kemana-mana ini MK. Kami terima, tapi kami tempatkan supaya tidak terlalu dilihat orang,” ujar Fajar.
Menurut dia, karangan bunga tersebut mulai berdatangan sejak Kamis (18/4) malam hingga Jumat pagi. Namun demikian, Fajar mengaku tidak tahu pengirim karangan bunga tersebut. (Sidik Purwoko)
Baca juga: TikTok Tingkatkan Belanja Iklan untuk Lawan Potensi Pelarangan di AS
Editor: Sidik Purwoko