Berdasarkan evaluasi pada periode 8-15 April 2024, Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) mencatat masih adanya aktivitas erupsi dan aliran lava yang terekam baik ke arah tenggara maupun selatan.
Selanjutnya jumlah gempa juga menunjukkan peningkatan yang signifikan dan didominasi oleh gempa letusan, gempa hembusan, dan tremor non-harmonik.
Selain itu gempa vulkanik dangkal dan dalam juga masih terekam.
Baca juga: Densus 88 Anti Teror Amankan 8 Tersangka Teroris Jemaah Islamiyah di Sulteng
Badan Geologi menyatakan tingkat aktivitas Gunung Api Ile Lewotolok masih berada pada Level III atau Siaga.
Badan Geologi pun merekomendasikan masyarakat Desa Lamatokan dan Jontona agar mewaspadai potensi ancaman bahaya guguran atau longsoran lava dan awan panas dari bagian timur puncak atau kawah gunung.
Sedangkan masyarakat Desa Jontona dan Todanara direkomendasikan agar tidak memasuki wilayah sektoral selatan dan tenggara sejauh tiga kilometer dari pusat aktivitas gunung. (Wartabanjar.com)
Editor: Sidik Purwoko






