Lagi, Perdana Menteri Leo Varadkar Mundur Gara-Gara Merasa Gagal, bagaimana Indonesia?

WARTABANJAR.COM. iRLANDIA – Perdana Menteri Irlandia, Leo Varadkar (45) telah mengumumkan pengunduran diri dari jabatannya, Rabu (20/03/2024). Dalam pernyataan yang emosional di luar Gedung Pemerintahan Dublin sore tadi, Varadkar menyampaikan alasannya keluar sebagai pribadi dan politik.

“Saya yakin pengganti yang baru akan memiliki posisi yang lebih baik daripada saya. Setelah tujuh tahun menjabat, saya tidak lagi merasa menjadi orang terbaik untuk jabatan itu” katanya seperti dilansir The Sky.

Politisi Partai Fine Gael ini mengku memiliki rekan-rekan setia dan teman baik yang ikut serta dalam pemilu lokal dan Eropa.  Dirinya ingin memberi mereka kesempatan terbaik.

“Secara pribadi, saya menikmati menjadi Taoiseach. Namun, politisi adalah manusia dan kami memiliki keterbatasan. Kami memberikan segalanya sampai kami tidak mampu lagi. Dan kemudian kami harus terus maju.” katanya.

Baca juga: Surya Paloh Akui Kemenangan Prabowo-Gibran, Gugatan Anis-Muhaimin Ke MK Kandas?

Leo Varadkar telah memimpin partai Fine Gael sejak 2017 dan menjabat sebagai Taoeach – perdana menteri Irlandia selama dua periode.

Tugas pertamanya memimpin negara berlangsung dari tahun 2017 hingga 2020, sebelum ia menjabat sebagai Tanaiste – wakil perdana menteri – dari tahun 2020 hingga Desember 2022.
Dia telah menjadi Perdana Menteri Irlandia sejak itu dalam perjanjian “Taiseach bergilir” yang mendukung koalisi partainya dengan Fianna Fail dan Partai Hijau.

Selama karirnya di dunia politik, ia memainkan peran utama dalam referendum untuk melegalkan pernikahan sesama jenis pada tahun 2015 dan mencabut larangan aborsi pada tahun 2018.

Dia juga merupakan tokoh yang akrab dalam politik Inggris selama negosiasi Brexit.